Tampilkan postingan dengan label Shalat sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalat sunnah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

Doa setelah shalat Dhuha

Dahulu saya sudah post tentang salah satu shalat sunnah yaitu shalat dhuha. berikut doa setelah shalat dhuha:


Dalam tulisan latin:
Allohumma innad dhuha’a dhuha uka, wal baha’a baha uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudhrota qudhrotuka, wal ismata ismatuka. Allohumma in kana rizqi fii sama’i fa’anzilhu, wain’kana fil ardhi fa akhrijhu, wa’inkana mu’ syaron fa yasyirhu, wa’in kana haroman fathohirhu, wa’inkana ba’idan faqorib’hu, bihaqi dhuha’ika, wabaha’ika, wa’jamalika, wa quwwatika, wa qudhrotika, aatini ma’ataiyta ibadakas sholihin.


Artinya:
Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktuMU, dan keagungan itu adalah keagunganMU, dan keindahan itu adalah keindahanMU, dan kekuatan itu adalah kekuatanMU, dan perlindungan itu adalah perlindunganMU. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMU, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.

Sabtu, 26 November 2011

Niat - niat shalat rawatib

Assalamu'alaikum. Kali ini saya akan share tentang niat -  niat shalat rawatib. Sebelumnya saya sudah share tentang shalat rawatib. Jadi langsung aja saya kasih tahu niatnya.

Niat sholat rawatib terbagi 8 bagian :
a. Sebelum sholat zhuhur:
USHALLII SUNNATAZH ZHUHRI RAK’ATAINl QABLIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA,
Artinya:
Aku (niat) shalat sunat qabliyyah zhuhur 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”
b. Sesudah sholat zhuhur:
USHALLII SUNNATAZH ZHUHRI RAK’ATAINl BA’DIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: ”
“Aku (niat) shalat sunat ba’diyyah zhuhur 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”
c. Sebelum sholat ashar:
USHALLHSUNNATAL’XSHRIRAK’ATAMQABLIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya:
” Aku (niat) shalat sunat qabliah ashar 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”
d. Sebelum sholat maghrib :
USHALLII SUNNATAL MAGHRIBI RAK\’ATAINl QAB-LIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: ” .’
“Aku (niat) shalat sunat qabliyyah maghrib 2 rakaat, karena Allah Ta’alar
e. Sesudah sholat maghrib :
USHALLII SUNNATAL MAGHRIBI RAK\’ATAIN BA\’DIYYATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya:
“Aku (niat) shalat sunat ba’diyyah maghrib 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”
f. Sebelum sholat isya:
USHALLII SUNNATAL ‘ISYAA’I RAK’ATAINI QABLIYYATAN LILLAAHITA’AALAA.
Artinya:
“Aku (niat) shalat sunat qabliyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta’alar
g. Sesudah sholat isya:
USHALLII SUNNATAL ‘ISYAA’I RAK’ATAINI BA’DIY-YATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya:
“Aku (mat) shalat sunat ba’diyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”
h. Sebelum sholat subuh:
USHALLII SUNNATASH SHUBHI RAK’ATAINI QABLIY-YATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya:
“Aku (niat) shalat sunat qabliyyah subuh 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Budayakan komen dan Semoga bermanfaat

Minggu, 16 Oktober 2011

Shalat sunnah Rawatib

Selain shalat fardhu yang kita lakukan 5 kali sehari semalam, ada beberapa shalat sunnah yang dianjurkan dikerjakan sebagai ibadah tambahan, diantaranya adalah shalat sunnah rawatib. Jika kita mngerjakan shalat sunnah, kita akan memperoleh tambahan pahala dan dapat menutup kekurangan nilai - nilai shalat fardhu kita.

Apakah shalat rawatib itu?Bagaimana ketentuan -  ketentuannya?Bagaimana cara mengerjakannya? Nah, simaklah pembahasan berikut ini dengan seksama.


A. Pengertian shalat rawatib
     Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu, baik sebelum maupun sesudahnya. Shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat fardhu disebut Qabliyah. Adapun shalat sunnah yang dikerjakan sesudah shalat fardhu disebut Ba'diyah. Apakah kamu pernah melakukannya ?

B. Ketentuan Shalat sunnah Rawatib
     Apabila ditinjau dari segi hukumnya shalat sunnah rawatib dapat dibedakan menjadi 2 yaitu sunnah muakad dan sunnah gairu muakad.
1. Sunnah Muakad
    Sunnah muakad adalah sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Shalat sunnah rawatib yang muakad adalah sebagai berikut :
  a. 2 rakaat sebelum shalat dzuhur
  b. 2 rakaat sesusah shalat dzuhur
  c. 2 rakaat sesudah shalat maghrib
  d. 2 rakkat sesudah shalat isya'
  e. 2 rakaat sebelum shalat subuh

2.  Sunnah gairu muakad
     Sunnah gairu muakad adalah sunnah tidak begitu yang dianjurkan untuk dikerjakan. Shalat sunnah rawatib yang muakad adalah sebagai berikut :
  a. 4 rakaat sebelum shalat dzuhur
  b. 4 rakaat sesudah shalat dzuhur
  c. 4 rakaat sebelum shalat ashar
  d. 2 rakaat sebelum shalat maghrib

C. Cara mengerjakan shalat sunnah rawatib
     Pernahkah kamu mngerjakan shalat sunnah rawatib? Shalat sunnah rawatib yang bilangan rakaatnya 2, cara mengerjakannya adalah sekali salam. Adapun yang bilangan rakaatnya 4, cara mengerjakannya adalah 2 kali salam, setiap 2 rakaat sekali salam. Mengenai gerakan dan bacaannya seperti shalat fardhu, yang berbeda hanya niatnya.


Semoga Bermanfaat.

Selasa, 11 Oktober 2011

Shalat Dhuha

Salat Dhuha adalah Salat Sunnah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu Dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu zuhur. Jumlah rakaat salat duha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Dan dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.
Jika anda melaksanakan shalat dhuha sebaiknya anda memakai surah – surah berikut :
-       Surah Al – Waqi’ah
-       Surah Asy – Syams
-       Surah Ad – Dhuha
-       Surah Al – Kafirun
-       Surah Quraisy
-       Surah Al - Ikhlas

Manfaat salat dhuha yang dapat diperoleh dan dirasakan oleh orang yang melaksanakan salat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal terutama dalam hal rizki, sebab banyak orang yang terlibat dalam hal ini.

Hadis pilihan terkait shalat dhuha :
  • “Barang siapa salat Duha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tirmiji dan Abu Majah)
  • "Siapapun yang melaksanakan salat duha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (H.R Tirmidzi)
  • "Dari Ummu Hani bahwa Rasulullah SAW salat dhuha 8 rakaat dan bersalam tiap dua rakaat." (HR Abu Daud)
  • "Dari Zaid bin Arqam ra. Berkata,"Nabi SAW keluar ke penduduk Quba dan mereka sedang salat dhuha. Ia bersabda,?Salat awwabin (duha‘) berakhir hingga panas menyengat (tengah hari)." (HR Ahmad Muslim dan Tirmidzi)
  • "Rasulullah bersabda di dalam Hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat salat duha, karena dengan salat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim & Thabrani)
  • "“Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat salatnya setelah salat shubuh karena melakukan iktikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat salat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih di lautan.” (HR Abu Daud)
  • "Dari Abi Zar r.a. dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Setiap pagi ada kewajiban untuk bersedekah untuk tiap-tiap persendian (ruas). Tiap-tiap tasbih adalah sedekah, riap-tiap tahlil adalah sedekah, tiap-tiap takbir adalah sedekah, dan menganjurkan kebaikan serta mencegah kemungkaran itu sedekah. Cukuplah menggantikan semua itu dengan dua raka'at salat Dhuha.” (HR Muslim)

Semoga setelah membaca post ini anda tidak malas melaksanakan shalat dhuha .

Sumber : wikipedia

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More